Senin, 11 April 2011

Memprihatinkan 97 % Pelajar Nonton “Video Porno”

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengakui, berdasarkan survey dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia, ada sekitar 97 % siswa sekolah pernah melihat film blue alias video porno atau akrab disebut “Bokep”. Beberapa cara dilakukan pelajar, salah satunya dengan menonton langsung lewat kepingan VCD atau DVD, maupun lewat akses situs porno yang ada di internet.

“Kami menilai 97 % adalah 100 %, karena ada tolerasi margin eror dari survey yang dilakukan,,” ungkap Tifatul setelah menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR-RI di Gedung DPR, Jakarta.
Dampak melihat film porno tersebut, hampir 97 % pelajar pernah melakukan ciuman bahkan oral seks. Beberapa pelajar diantaranya pernah melakukan aborsi alias mengugurkan kandungan akibat hamil di luar nikah.
Hasil survei tersebut, jelas Tifatul, memberikan gambaran jelas tentang pornografi di Indonesia. Ini harus menjadi introfeksi semua pihak, terutama orang tua dalam mengawasi anak-anaknya. “Peran orang tua dan lingkungan sekolah cukup besar untuk meminimalkan tindakan pelajar mengakses atau menonton film porno,” cetusnya.

Naas sekali ya !
Sekian postingan dari saya ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar